Aslan Maskhadov, Mimpi Chechnya Merdeka

Posted: October 5, 2012 in Uncategorized
Tags: , ,

Aslam Maskhadov Mimpi Chechnya Merdeka, Pejuang, Pahlawanremajaislampos—CHECHNYA terletak di antara Laut Kaspia dan Laut Hitam. Wilayah yang penuh konflik ini adalah wilayah otonomi Rusia atawa negara bagian Rusia. Akan tetapi, wilayah ini menjadi pergulatan aqidah coz mayoritas penduduknya muslim. Dan kini, mereka telah kehilangan salah satu pemimpin mereka, yaitu Aslan Maskhadov.

Gerilyawan Moderat

Berbicara mengenai Chechnya, pastinya ente nggak bisa lepas dari dua nama berikut, Maskhadov en Basayev. Dua-duanya adalah pejuang Chechnya tapi laen aliran. Maskhadov, lahir pada taon 1951, dikenal lebih moderat dibanding Basayev yang radikal. Ia memang lahir di Kazakhstan, hal ini terjadi karena orang-orang Chechnya saat itu dideportasi oleh Josef Stalin (kenal kan siapa dia?!) Pada taon 1957, orang-orang Chechnya diizinin pulang en 10 taon kemudian, Maskhadov gabung ke tentara Uni Soviet (waktu itu kan belom jadi Rusia ceritanya). Nah, Maskhadov dikenal terampil dalam militer bahkan bisa ngalahin tentara Rusia waktu Perang Chechnya I taon 1994. Taon 1997-nya, Maskhadov menang pemilu presiden. Dia emang jago berdiplomasi tapi mungkin banyak pihak yang nggak suka waktu ia menandatangani perjanjian damai ama Boris Yeltsin, Presiden Rusia waktu itu.

Sayangnya, setaon kemudian, masalah internal muncul di kubu Chechnya. Pasukan gerilyawan Basayev, yang berseberangan ama Maskhadov, mulai memeras en menculik. Sampe-sampe, Grozny dijuluki sebagai ibukota penculikan.

Ketakutan Rusia

Sejak menjadi Presiden Chechnya, Maskhadov selalu menjadi bayang-bayang ketakutan Rusia. Ia difitnah sebagai pemimpin teroris yang haus darah. Walopun di awal pemerintahan Putin, masih terjadi dialog dengan Maskhadov, tetapi Moskow selalu menolak ide untuk bernegosiasi dengan Maskhadov.  Hal ini justru menunjukkan bahwa mereka sebenarnya nggak punya kompetensi buat mendesak kebijakan hukum terhadap Chechnya pascapemilu. Dengan kata laen, mereka takut kalo mesti berhadapan dengan kelompok radikal Islam.

Akhir Hayatnya

9 Maret 2005, gambar itu muncul di media Rusia dan seluruh dunia. Muka kusut berpakaian olahraga biru. Di sekitar mata ada bekas goresan, dan ada luka di kepala. Di sampingnya, seorang tentara dengan penutup muka menarik tas plastik yang berisi bendera Chechnya.

Akhmed Zakayev, tangan kanan Maskhadov membenarkan bahwa, “Itu benar Maskhadov,” katanya.

Maskhadov syahid dalam operasi militer pada 8 Maret 2005.

Waktu Vladimir Putin mendengar berita kematian Maskhadov, ia mengatakan bahwa pasukannya telah menghancurkan “teroris internasional dan lingkaran pemimpin mereka.” []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s