Cara Nolak Ajakan Temen

Posted: September 15, 2012 in PSYCO-CORNER
Tags: , ,

Cara Nolak Ajakan Temen, Nolak Temen, Nolakremajaislampos—BRO, jujur ajalagi kalo banyak di antara kita tuh yang susah atau berasa ribet kalo mau nolak temen. Nolak apaan maksudnya? Ya, misalnya ketika temen kita ngajakin pelesir ke suatu tempat, ngajakain berbuat sesuatu, pokoknya dari hal yang positif sampe bahkan sebaliknya.

Padahal ketika itu, karena satu alesan dan lain hal, kita ada kerjaan yang nggak kalah penting dan berharganya. Nah, dalam ilmu psikologi neh, keberanian untuk bilang “nggak” disebut juga dengan bersikap assertif. Gimana-gimananya kita untuk bisa bilang “nggak” dengan manis, coba aja kebet tips di bawah ini.

1) Tentukan sikap yang pasti, apakah Ente ingin menyetujui atau nggak. Jika Ente belum yakin dengan pilihan Ente, maka Ente bisa minta kesempatan berpikir sampai mendapatkan kepastian.LANJUT BACA Jika Ente sudah merasa yakin dan pasti akan pilihan Ente sendiri, maka akan lebih mudah menyatakannya dan Ente juga merasa lebih percaya diri.

2) Jika belum jelas dengan apa yang dimintakan pada Ente, bertanyalah untuk mendapatkan kejelasan atau klarifikasi.

3) Berikan penjelasan atas penolakan Ente secara singkat, jelas, dan logis. Penjelasan yang panjang lebar hanya akan mengundang argumentasi pihak lain.

4) Gunakan kata-kata yang tegas, seperti secara langsung mengatakan “nggak” untuk penolakan, dari pada “sepertinya ane kurang setuju..sepertinya ane kurang sependapat… ane kurang bisa…..”

5) Pastikan pula, bahwa sikap tubuh Ente juga mengekspresikan atau mencerminkan “bahasa” yang sama dengan pikiran dan verbalisasi Ente…Seringkali orang tanpa sadar menolak permintaan orang lain namun dengan sikap yang bertolak belakang, seperti tertawa-tawa dan tersenyum.

6) Gunakan kata-kata “Ane nggak akan….” atau “Ane sudah memutuskan untuk…..” dari pada “Ane sulit….”. Karena kata-kata “ane sudah memutuskan untuk….” lebih menunjukkan sikap tegas atas sikap yang Ente tunjukkan.

7) Jika Ente berhadapan dengan seseorang yang terus menerus mendesak Ente padahal Ente juga sudah berulang kali menolak, maka alternatif sikap atau tindakan yang dapat Ente lakukan : mendiamkan, mengalihkan pembicaraan, atau bahkan menghentikan percakapan.

Oke, good luck! [Awie]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s