Ucapkanlah Basmalah!

Posted: September 12, 2012 in Uncategorized
Tags: , , ,

Basmalah, Arti Sebuah Basmalah, Makna Basmalahremajaislampos—BRO, pernah nggak sih kita bertanya, kenapa kita sebagai orang muslim musti menyebut satu kata—basmallah—dalam setiap permulaan kegiatan atawa aktivitas kita? Misalnya ketika kita makan, minum, tidur, memakai baju, naik dan turun dbari angkot, dan lainnya? Sebenernya, basmallah bagi kita adalah identitas. Gimana nggak, kalimat itu adalah simbol dan label untuk menunjukkan satu penghambaan diri terhadap Allah swt.

Pada saatnya sendiri, basmallah menjadi standar yang paling minimal dan sederhana bagiamana kita menjadikanNya sebagai prioritas, tolok ukur, atau parameter dalam melakukan suatu perbuatan. Artinya, makan minum kita nggak hanya sekadar memasukkan air ke dalam mulut kemudian lantas menenggaknya. Atau tidur nggak hanya sebuah aktivitas pasif mejamin mata beberapa jenak. Apapaun itu, setelah basmallah terucap, adalah satu taqrir (ikrar)—bahwa Allah swt senantiasa menelikung dalam semua sudut kehidupan kita. Toh air puitih yang kita teguk nggak lantas berubah rasanya menjadi sirup atawa kola dengan kita mengucapkan basmallah di awalnya.

Begitupun, kita jelas nggak berhak dan sembarang menggunakan kat asakti yang artinya “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang” itu. Pun bahkan dalam Al Quran. Taukan, kalo basmallah dilarang diucapkan dalam permulaan Surat At Taubah? Coba baca lagi asbabun nuzulnya.

Basmallah juga dilarang diucapkan ketika kita hendak melakukan perbuatan-perbuatan yang nggka sehat—mencontek, berbohong, mencuri, dan lainnya, karena jelas: hasil atau prosesnya sendiri akan jadi sangat kontraproduktif. Lebih-lebih lagi, jika itu dilakukan, kita sudah mengkhianati arti kata basmallah itu. Atau seperti juga yang lelucon yang banyak beredar di masyarakat: perbuatan apa yang dibenci oleh Allah tapi juga nggak disukai oleh setan? Itu tadi, mencuri dengan mengucapkan bismillah dahulu.

Allah mempunyai banyak nama. Sedikitnya 99 (Asmaul Husna). Nama-nama Allah adalah baik—apapun arti dan sebutannya. Dan mengucapkannya adalah pada sisi batin tertentu memberikan penguatan psikologis dan moral terhadap hari-hari yang kita hadapi.

Satu nama Allah merupakan rahmat dan berkah meluas laut merubung bumi. Ia bahkan menebar tak tanggung-tanggung hingga pada pada tatanan dan jajaran mahluk Allah yang Ia ciptakan namun nggka tau berterimakasih: manusia-manusia yang korupsi, yang berbuat kerusakan di muka bumi, orang yang corat-coret tembok dan bangku skeolah, porang yang melwan dna menipu orang tua dengan membelanjkan uang SPP-nya untuk rental PS atau kegiatan sia-sia lainnya, atau bahkan membuang smapah sembarang!

Berapa lama sudah ktia berdiri di bumi, bro? Alangkah ruginya jika kita nggka bsia memberi makna yang pantas untuk satu kata sederhana namun indah dan penuh cinta itu. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s