Tertolong oleh sikap Sabar

Posted: September 9, 2012 in PSYCO-CORNER
Tags: , , ,

Sabar, Patience , Manfaat Kesabaranremajaislampos—Pren, berapa banyak orang-orang Indonesia yang nekat bunuh diri akhir-akhir ini. Beritanya bisa dilihat tuh di berita-berita yang ada dan sejenis tayangan lainnya di program acara yang terkadang kayaknya malah ngajakin pemirsanya buat nge-crime. Bisa jadi, harakiri yang dilakuin sama mereka itu terjadi karena pemahaman agama yang kurang, en kurangnya tertanam sikap sabar dalam diri ketika ngadepin suatu masalah. Akhirnya, pilihan bunuh diri pun terlintas begitu aja di pikiran. Lantas, gimana dengan kita nih yang ngakunya muslim. Gimana biar bisa sabar dalam ngadapin suatu masalah.

Pertama, husnudzan deh sama Allah. Jangan pernah bepkir bahwa Allah nggak sayang sama kita karena udah nimpain beban yang begitu berat buat kita. Justru sebaliknya, Allah sangat memperhatikan kita. Ia ingin melihat apakah hamba-Nya sanggup ngelewatin ujian itu, sedangkan surga adalah jawabannya. Inget deh, firman Allah yang bunyinya: “…Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu…” (QS. Albaqoroh; 216).

Yang kedua, Pren, masalah itu harus dihadapi, bukan dihindari. Kalo semakin dihindari, nggak akan pernah jelas akhirnya. Udah gitu, Kita juga serasa diliputi kegelisahan mulu. Padahal, Allah juga udah berfirman dalam QS. Al-Insyirah; 6,  “Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Jadi, pasti ada jawaban dari masalah yang kita hadapin, kalo kita emang mau berusaha nemuin jawaban itu”,

Ketiga, mengalah. Ketika bersabar ngadepin sesuatu, ada kalanya kita mengalah, en yang perlu diinget, mengalah itu bukan bererti kalah. Mengalah itu bisa jadi sebuah kemenangan kalo hasil yang dicapai adalah buat kebaikan.

Yang perlu diketahui dari sifat sabar
Sabar itu nggak hanya jadi senjata kita untuk ngadepin masalah, tapi juga jadi senjata ketika kita melakukan ketaatan beribadah sama Allah. Sabar ngejalanin sholat yang lima waktu setiap harinya, yang sebenarnya merupakan waktu buat kita istirahat dari aktivitas sehari-hari, dll.

Dengan sifat sabar, menjadikan kedewasaan buat diri kita. Menjadikan kita bertambah pengetahuan dan penglaman dalam menghadapi masalah hidup. [Awie]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s