Don’t Panic Or Masalah Jadi Tambah Klenik…!

Posted: September 8, 2012 in PSYCO-CORNER
Tags: , , ,

islampos.com, remajaislampos.wordpress.com, Don't Panic , Jangan Panik, Panikremajaislampos—GUYS, pernah nggak sih ente nemuin temen yang gampang banget panik ketika nemuin masalah yang datangnya dadakan, atau mungkin ente sendiri yang sering ngalamin hal itu. Ujung-ujungnya, bisa-bisa kita ngambil keputusan yang terlalu terburu-buru en jadinya hasil yang didapet akan kurang optimal. Nah, biasanya sih, sikap yang “panik-an” itu disebabin sama beberapa hal, seperti:

Kurangnya kesiapan “hati”
Kesiapan hati ini penting banget, Pren. Kayaknya mulai sekarang, kita mesti nyiapin ruang kosong, sedikit ruang di hati kita, sebagai tameng kalo tiba-tiba ada sesuatu yang punya potensi untuk ngagetin kita. Nah, untuk nyiapin hati biar selalu siap sedia, mesti disuplai sama bekal ruhiyah yang cukup. Misalnya aja, dengan membiasakan diri mengingat Allah (alma’tsurat pagi dan sore), tilawah Qur’an yang sering, dll. Insya Allah, kalo kita terbiasa ber-dzikrullah, pembawaan kita pun akan tenang. Buat jiwa yang tenang ini lah, Allah berjanji untuk ngasih penghargaan hamba-Nya masuk ke dalam surga-Nya (QS Al-Fajr; 27—30).

Membiasakan diri untuk disiplin dalam melakukan pekerjaan.
Kadangkala, masalah yang timbul itu justru disebabin dari kelalaian kita sendiri. Kita mungkin terlalu sering mengulur-ngulur pekerjaan, yang jadinya malah kelupaan untuk dikerjain. Alhasil, ketika pekerjaan itu ditagih, mulai deh timbul rasa panik. Padahal, Islam telah mengajarkan kita untuk berlaku disiplin, misalnya aja dari perintah sholat 5 waktu. Coba deh biasain diri kita untuk sholat tepat pada waktunya, insya Allah kedisiplinan dalam diri pun akan tumbuh karenanya. Dan bukankah jika sholat seseorang itu baik, maka akan baik pula amal perbuatannya? Lagipula, jadikan juga sholat itu sebagai waktu istirahat kita setelah lelah beraktivitas. Tumpahkan rasa syukur, pengaduan kita pada-Nya di waktu ini.

Teratur dan berkesinambungan dalam melakukan sesuatu. Pekerjaan yang rutin dilakukan meskipun dalam jumlah yang sedikit itu lebih baik daripada pekerjaan besar yang dilakukan dalam sekali waktu saja, kayak SKS (Sistem Kebut Semalam) gitu deh pas musim ujian. Padahal kan kalo belajarnya rutin tiap hari itu kan jadi lebih mudah. Bukan begitu? Dan, untuk ngelakuin pekerjaan secara teratur dan berkesinambungan itu juga terdapat dalam QS Al-Insyirah; 7, “Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” [Awie]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s