Haramkah perempuan berparfum?

Posted: September 5, 2012 in AKHWAT ZONE
Tags: , , ,

Haramkah perempuan berparfum, Parfum, perempuan, Parfum Item, Parfum Unikremajaislampos—YANG namanya remaja kayak kita-kita ini, ngaku aja, selalu aja pengen kecium wangi. Bener kan? Yah, kalo pun nggak wangi, paling nggak jangan sampe deh si bau badan (BB) yang lebih banyak tercium sama orang lain. Tengsin banget kan? Masa akhwat badannya bau?

Sebenernya musti kita pahami kalo semua orang, jadi termasuk akhwat juga, tubuhnya akan mengeluarkan keringat yang ala kuli haal, inilah yang membuat tubuh jadi bau. Solusi instan yang sekarang ini terjadi adalah: pake parfum. Dan ala kuli haal juga, kalo parfum ama wanita udah diklaim menjadi bagian yang nggak terpisahkan. He he he, kemakan iklan neh…

Nggak percaya? Selangkah aja kita keluar rumah,  di jalan, di pasar, di sekolah, dan di dalam kelas, bakalan dengan mudah hidung kita mencium wewangian parfum. Dari yang dijual dengan harga di bawah sepuluh ribu rupiah sampai ratusan ribu bahkan ada yang mencapai jutaan, Sis. Sebagian besar dari kita sih kayaknya udah tau kayak apa hukum make parfum itu. Tapi mungkin nggak ada salahnya kita kulik lebih dalem lagi. Bungkus!

Nabi Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa saja perempuan yang memakai harum-haruman (parfum) maka janganlah ia menghadiri salat isya (dimasjid) bersama kami” (Hr Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i )

Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda: “Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid niscaya tidak diterima salatnya sehingga ia mandi dahulu (membersihkan dirinya dari wangi-wangian tersebut) “ (Shahih riwayat Ibnu Majah)

Dua hadits diatas menjelaskan haramnya seorang wanita keluar ke masjid untuk menghadiri salat isya dengan memakai wewangian. Tapi, disebutnya salat isya disini nggak berarti menghadiri salat-salat lainnya diperbolehkan. Pada hadits keduanya menunjukkan keumuman seluruh macam salat baik salat fardhu maupun sunnah (seperti salat tarawih dan salat hari raya). Disebut salat isya pada hadits no. 1 karena fitnahnya lebih besar.Kita liat penjelasan Ibnul Malik mengenai hal ini : “salat isya itu dikerjakan pada waktu malam hari, dimana kondisi jalanan pada waktu itu sepi dan gelap, sedangkan bau harum itu dapat membangkitkan birahi laki-laki, sehingga kaum wanita tidak bisa aman dari fitnah pada saat-saat seperti itu. Berbeda dengan waktu lainnya seperti Shubuh dan Magrib yang agak terang. Sudah jelas bahwa memakai wewangian itu menghalangi seorang wanita untuk mendatangi masjid secara mutlak”. (Jilbab Wanita Muslimah:143-144)’. Nah, ajaib kan ternyata konsekuensinya?

Nah, apa bener hanya ke masjid aja yang dilarang?  Gimana dengan ke tempat yang lainnya—misalnya aja ke sekolah? Hmm, simak lagi deh ini. Hadits ini diriwayatkan dari jalan Abu Musa Al-Asyari Radhiyallahu anhu dia menceritakan bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi wassalam telah bersabda: “Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi, kemudian ia keluar lalu ia melewati suatu kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati (mencium) baunya , maka dia itu adalah perempuan zina /tuna susil.a” (Hr Imam Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nsa’i). Hah, dahsyat yak?

Jadi bagi siapa aja wanita muslimah yang memakai parfum ketika keluar rumah bakalan terkena ancaman ini. Alasan pelarangannya sudah jelas yaitu bahwa hal itu dapat membangkitkan syahwat kaum laki-laki. Logikanya sih kalo ke masjid aja pake minyak wangi diharamkan bagi wanita nggak diragukan lagi bahwa hal ini jauh lebih haram dan lebih besar dosanya.

Oke, itu dasarnya. Tapi kenyataan di lapangan nggak bakalan bisa boong, kalo … ah, si BB itu lagi. Jadi gimana dong?  Sebenernya jangan kuatir atawa panik. Sekarang ini banyak produk yang dijual d ipasaran untuk mengatasi masalah tersebut. Dari yang berbentuk bubuk sampai cairpun dijual bebas. Pilihlah yang nggak memakai wewangian (fragarance free),apalagi kalau kita  rajin minum jamu kayaknya sih nggaklah sulit untuk mengatasi si BB. Jangan lupa juga rajin mandi. Tapi inget juga, kalo lagi di rumah, dan dijamin nggak bakalan ada laki-laki bukan mahram yang menciumnya, ya boleh-boleh aja lah kita make tuh parfum. [Indah]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s