Cara Ampuh Ngatasin Masalah

Posted: September 4, 2012 in PSYCO-CORNER
Tags: , , , ,

remajaislampos—Kata orang bijak, masalah itu harus dihadapi, bukan dihindari. Nah, kayaknya nih, kata-kata itulah yang seharusnya terpatri di dada kita-kita kalo lagi punya masalah. Bahwa melarikan diri dari masalah yang kita hadapi, tidak akan pernah menyelesaikan masalah, bahkan justru akan terus membayangi kita hingga kita akan ngerasa sangat nggak nyaman tuk ngadepin hidup. Kalo udah kayak gini, jangan heran, ada yang nekat ngakhirin hidupnya. Padahal mah, kalo mau bunuh diri, cari tempat yang strategis sekalian kek, di tengah-tengah serdadu Israel misalnya, nyang hobi berat ngebantai sodara-sodara kita di Palestina. Tul, nggak?

 But, apa sih yang harus kita lakuin kalo lagi dirundung malang? (alah, nelangsa banget sih?)

  • Yang pertama dilakuin, jadikan masalah sebagai peluang.

Tapi bukan peluang buat ngabur ye! Melainkan peluang untuk lebih ngedewasain diri. Gimana cara biar bisa ngatasin masalah yang lagi bikin kita uring-uringan. Selain itu, bisa juga dijadiin peluang buat munculin keberanian diri kalo kita tadinya adalah orang yang emang pengecut abis, dan laen sebagainya.

  • Yang kedua, shalat malam dirikanlah (eh, salah, kok jadi ke tombo ati-nya Opick?). Yang kedua itu ye, tanamkan rasa kepercayaan diri bahwa kita bisa! Bahwa kita bukanlah elang yang dierami oleh anak ayam sehingga tidak berani untuk terbang. Kita adalah elang yang mampu terbang tinggi. Kita adalah elang yang punya ketajaman visi hidup (indah banget nggak sih bahasanya…. Ga papa! Tapi harus dilaksanain, jangan cuma dibaca-baca sambil mesem-mesem aja).
  • Yang ketiga, persatuan Indonesia (alah!). Yang ketiga tuh ye, coba deh, lihat sekitar kita yang keadaannya jauh di bawah kita. Dengan ngelakuin hal ini, insya Allah bisa nyadarin kita, oh… ternyata, ada yang lebih berat ngadepin ujian hidup ya? Dengan begitu, kita jadi ngerasa bahwa kita masih “mending” deh istilahnya.
  • Yang terakhir, kita percaya dengan takdir Allah. Bahwa takdir itu adalah ujung dari ikhtiar kita. Bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Bahwa manusia belum dikatakan sebagai orang yang beriman kalau ia belum berhasil menempuh ujian yang dihadapinya. Kayaknya, ente semua pasti setuju deh, kalo kata-kata di atas seharusnya juga menjadi salah satu motto hidup kita. Sehingga nantinya, kita bukanlah menjadi orang yang layu sebelum berkembang, right? [Awie]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s