Fenomena Kaum ‘Alay’

Posted: August 4, 2012 in BAUT
Tags: , , ,

remajaislampos.com—ADA yang unik en paling ngebedain antara negara-negara lain sama Indonesia. Di Indonesia ada kaum ‘4l4y’ (red: Alay) singkatan dari anak layangan, anak lebay dan lain-lain. Gimana sih anak-anak alay itu? Dan jawabanya adalah…. eing.. ing.. eng… (haha.. udah kayak kuis aja..) kaum alay dapat kita temui nggak jauh-jauh. Di Televisi! Khususnya di acara-acara musik live, banyak banget tuh, anak-anak ABABIL (ABG labil) yang kerjaannya joget-joget nggak puguh, dan  kebanyakan dari mereka adalah laki-laki.

Yang menjadi ciri khas mereka adalah pakeannya. Norak, warna cerah, tabrak warna, itu style mereka.mereka nggak malu joget-joget di depan umum malah jadi lebih mirip  banci alias waria. Miris emang ngeliat remaja-remaja Indonesia makin hari jadi makin nggak ‘sehat’.

Alay sendiri adalah perilaku anak Indonesia yang membuat dirinya merasa keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu.  Tapi seiring perkembangan jaman, alay sering diidentifikasikan menjadi narsis, fotogenic, sok gaul, emo, dan lain-lain. Secara garis besar, mungkin karena salah pergaulan.

Yap, SALAH PERGAULAN. Coba aja kalo kita  ergaul dengan anak-anak Rohis atawa Irma, nggak mungkin mereka-mereka  menjadi kaum alay yang nggak banget. Selain dari cara berpakaian yang nggak banget kaum alay juga sering engekspresikannya lewat SMS, mereka Suka banget pake tulisan atau teks yang GedE keCiL-gEdEkeciL, dan  sering berkomentar (di facebook) dengan menggunakan bahasa aneh kayak “aQuWh, maNi3eZz..”  wadoh! Ribet juga yak!

Media menjadi pemicu yang paling jitu dalam penyebaran ‘virus’ fenomena kaum alay, mereka melihat gaya artis idolanya  dan meniru abis-abisan, kayak gaya rambut, pakean, cara ngomong dan lain-lain.

Semoga kita nggak termasuk ke dalam kaum itu yak, lebih baik kita gunain waktu yang kita punya dengan melaukukan aktivitas yang positif ketibang niru-niru artis-artis di TV atawa pergi nonton acara musik terus joget-joget. Banyak kok aktivitas yang positif dan lebih bermanfaat contohnya aja masuk Rohis atawa Irma. Dengan begitu selain dapet ilmu yang insyaAllah bermanfaat kita juga jadi remaja-remaja yang sehat, berilmu, dan bertakwa. Amin!  [indra/remajaislampos]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s