Wanita Jadi Imam Shalat Laki-Laki

Posted: June 27, 2012 in AKHWAT ZONE

remajaislampos.com–KITA  semua udah tau kalo salat berjamaah itu lebih utama—terutama bagi laki-laki. Nah bagaimana dengan wanita? Apa sama aja atawa ada pendapat dan dalil lain?

Yang mungkin udah kita ketahui bersama dengan jelas dan tegas, nggak sah wanita jadi imam untuk laki-laki, tetapi sah wanita menjadi imam bagi wanita. Asiyarh ra mengimami para wanita dan berdiri bersama mereka dalam shaf dan Ummi Salamah jgua melakukannya. Adapun bahwa laki-laki boleh jadi imam bagi wanita, pernah juga Rasulullah Muhammad saw seorang  laki-laki menyerukan adzan buat Ummi Waraqah dan menyuruhnya mengimami penghuni rumahnya dalam salat fardhu.

Nah, mengenai imamah wanita, para fuqaha berpendapat:

Maliki: wanita nggak sah mejadi imam salat fardhu ataupun sunnah, bagi lelaki maupun wanita.

Hanafi: sah wanita menjadi imam dan sah salat mereka mereka di dalamnya, tetapi hukumnya makruh tahrim.

Dari perbedaan ulama di atas, jelas diperbolehkan wanita menjadi imam bagi sesama wanita dan nggak nggak boleh mnejadi imam bagi orang-orang laki-laki.

Lantas gimana kalo lagi kepepet di suatu acara seorang temen laki-laki jadi imam kaum wanita dalam salat berjamaan? Sebaiknya mending salat ke masjid terdekat aja, bos. Atawa kalo nggak salat sendirian deh. Soalnya kalo posisinya bukan masih kerabat para wanita itu, hal itu akan jadi suatu yang nggak syarat aman dan bisa jadi bakalan timbul fitnah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s